Home / Kanal Daerah / CARI CALON DRIVER NGUBER JEK LAKUKAN TES BAU BADAN

CARI CALON DRIVER NGUBER JEK LAKUKAN TES BAU BADAN

BAUTidak lama lagi, masyarakat Malang raya, baik di wilayah, Batu, Kota maupun Kabupaten, dapat segera menikmati layanan ojek online berbasis aplikasi smartphone, yang dewasa ini sudah lazim dijumpai di sejumlah kota besar tanah air, seperti Jakarta, Bandung, hingga Yogyakarta.

Adalah Nguberjek, ojek online yang akan menyambangi kota pendidikan tersebut. Sejauh ini, tercatat, sudah ada ratusan orang yang terdaftar sebagai driver Nguberjek cabang Malang Raya.

Bahkan, jumlah itu dipastikan akan terus bertambah, mengingat proses perekrutan masih berlangsung.
Namun, untuk terdaftar sebagai driver Nguberjek, seluruh pelamar harus memenuhi syarat dan ketentuan yang sudah ditentukan oleh perusahaan.

Disampaikan oleh Kepala Cabang Nguberjek Malang Raya, Didik Supriyanto, bahwa syarat yang utama tentu terkait dengan kondisi kendaraan bermotor.

“Motor harus layak dan sesuai standar. Kami lakukan pengecekan dari starter, lampu depan, lampu rem, sign kanan dan kiri, knalpot, klakson, hingga ukuran ban. Selain itu, antara STNK, SIM dan KTP, harus sesuai dengan data yang diisikan dalam formulir pendaftaran,” katanya.

Tak berhenti sampai di situ, setiap calon driver juga diwajibkan mengikuti pengecekan bau badan. Menurut Aryani, upaya tersebut ditempuh oleh pihaknya, demi menjaga kenyamanan penumpang.

Ia mengaku tak ingin mendengar keluhan dari user terkait aroma kurang bersahabat dari driver Nguberjek nantinya.

“Kami belajar dari hasil survey yang membuktikan banyaknya pengguna ojek yang merasa tidak nyaman dengan bau badan driver. Hal seperti itu terkadang luput dari perhatian, padahal sangat penting,” ujarnya di sela-sela agenda persiapan launching, di kantor Nguberjek cabang Malang, Sabtu (28/01/2017).

Di samping itu, Didik  bersama seluruh jajarannya, terus berupaya untuk merangkul para driver ojek konvensional.

Akan tetapi, ia tak memungkiri, memberikan pandangan mengenai apa saja manfaat dan keuntungan dari ojek online kepada mereka, merupakan satu hal dapat dikatakan sulit.

“Kami tidak akan menyerah, bahkan kami menjadikannya sebagai tantangan besar sekaligus motivasi untuk terus berupaya merangkul mereka,” tandasnya.

Didik  kembali menjelaskan, rencananya, Nguberjek Malang bakal secara resmi diluncurkan pada 1 Februari mendatang.

Sebelumnya, akan terlebih dulu dilakukan sosialisasi dan pengenalan kepada masyarakat, selama kurang lebih satu bulan ke depan, terutama mengenai cara penggunaan aplikasi.

 

About admin

Check Also

Makna sumpah pemuda menurut Dwi Astutik

BeritaAntara.com,Malang, – Calon anggota DPRD Dapil Lowokwaru nomer urut 6 partai Gerindra Dwi Astutik, S.Pd memaknai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *