Home / Business / 3 HARI TUTUP, PAD DI KABUPATEN MALANG MENURUN

3 HARI TUTUP, PAD DI KABUPATEN MALANG MENURUN

MALANG, BeritaAntara.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang secara resmi mengeluarkan Surat Edaran penutupan tempat wisata selama nataru Selasa (22/12). Penutupan tempat wisata ini berlangsung sejak 30 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021. Penutupan tempat wisata ini juga berdampak langsung dengan penurunan sejuta pengunjung sekaligus aset Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Natal dan Tahun baru dimasa Pandemi virus Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten Malang harus menentukan kebijakan yang lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat kabupaten malang. Hal ini dijelaskan langsung oleh bpk Made Arya Wedantara,selaku Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten malang.
“Destinasi tempat wisata tutup selama tiga hari. Ini kebijakan bersama antara pengelola tempat wisata dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Hotel dan tempat makan tetap diperbokehkan buka tetapi harus tetap disiplin dan menjalkan protokol kesehatan sesuai peraturan pemerintah,” ungkapnya.
Made Arya menyebutkan, diprediksi Kabupaten Malang akan mengalami penurunan pemasukan PAD. Dilihat secara kasar atau kasat kata dari turunnya pengunjung wisatawan yang datang ke pantai sebanyak 1.020.000 orang pengunjung itu di ambil dari keseluruhan pengunjung dari 34 pantai yang tersebar di seluruh Kabupaten Malang selama tiga hari tutup total.
“Kalau dihitung, Kabupaten Malang memiliki 34 pantai. Misalnya sehari jumlah pengunjung rata rata 10.000 dikalikan 34 jadi 340.000 terus dikalikan lagi tiga hari. Berarti kita lost 1.020.000 pengunjung selama tiga hari,” tandas Made
Dia juga menjelaskan, kunjungan ke hotel dan tempat makan pasti turun. Meski hotel dan tempat makan buka, tapi terdapat penurunan drastis pengunjung yang diprediksi 50 persen lebih.

“Protokol kesehatan harus terus dijalankan, hotel dan tempat makan buka bukan berarti bebas dari pemantauan dinas terkait, kami juga sudah bekerjasama dengan Muspika setempat untuk memonitornya agar tidak ada hotel tau tempat makan yang melanggar protokol kesehatan” tutupnya

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang juga adakan monitoring pengawasan patroli sepanjang tempat wisata, hotel dan rumah makan selama masa penutupan sementara.Pemkab malang juga bekerjasama dengan Polres dan Kodim kabupaten malang. Camat serta Muspika di masing masing wilayah juga dilibatkan untuk saling menjaga agar tidak ada yang melanggar protokol kesehatan pada hari penutupan sesuai di SE (Surat Edaran) dari pemerintah kabupaten malang. (Nadya | Putra)

About admin

Check Also

SANGAT MENGHERANKAN..!! DOCUMEN “LETTER C” SE-DESA SEKARMOJO HILANG TANPA SEBAB

Pasuruan, BeritaAntara.com | Mengejutkan dan sangat menghebohkan masyaraka. Belum selesai polemik mengenai masalah sertifikat warga …