Home / Ekonomi / IKAPPI SIAP BEBASKAN LAHAN UNTUK BANGUN PASAR

IKAPPI SIAP BEBASKAN LAHAN UNTUK BANGUN PASAR

Didik Supriyanto, ketua IKAPPI Jawa Timur

MALANG, -Komunitas pedagang pasar tradisional yang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Tradisional ( IKAPPI) DPD Malang Raya, Rabu 13/06/2019 menutup kegiatan safari Ramadhan dengan bakti sosial pengobatan Gratis dan santunan di Kec.Wajak Kab.Malang.

Didik Supriyanto ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur dalam sambutannya menyatakan bahwa melalui Koperasi Pedagang Pasar Indonesia (KOPPI) di kabupaten Malang berhasil membangun sendiri pasar tradisional di atas lahan kerjasama selama 30 tahun dengan pihak Pemerintah Daerah.

“Tahun depan lewat koperasi ini kita ingin bebaskan lahan untuk bangun pasar sendiri di atas tanah milik pedagang” tandas pria yang aktif Sekretaris Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN)  juga merangkap Sekretaris Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (GAPEKNAS) Kabupaten Malang ini.

Didik menambahkan jika pedagang pasar bersatu maka tidak akan bisa lagi di tekan oleh penguasa maupun pengusaha (investor) besar seperti saat ini.

“Dimalang Raya (Batu, Kota dan Kab.Malang) yang sudah punya Kartu tanda Anggota (KTA) IKAPPI ada 11.000 lebih pedagang, ini potensi energi” Tandas Didik.

Lewat koperasi (KOPPI) Nanti pedagang tidak hanya punya pasar di atas lahan sendiri bahkan bisa punya Cold Storage maupun pusat perbelanjaan modern.

“Pedagang bangun pasar di atas lahan dan di kelola pedagang sendiri maka pedagang sudah tidak akan merintih, menangis dan tertindas lagi” Tandas Didik yang di amini dan di sambut tepuk tangan meriah.

“Syaratnya pedagang yang tergabung dalam IKAPPI harus bersatu jangan mau di adu domba oleh kompeni dan komprador” Pungkasnya.(*)

About admin

Check Also

INTEGRITAS PARTAI POLITIK KEMBALI DI UJI

Malang,- Banyaknya kepala daerah yang terlibat korupsi mencerminkan kegagalan partai politik dalam melakukan kaderisasi pemimpin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *