Malang. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) berjanji akan melakukan pemberdayaan maupun revitalisasi pasar tradisional. Agar keberadaannya dapat berfungsi maksimal dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan perekonomian rakyat. Pasalnya, pasar tradisional menempati posisi sangat strategis di tengah masyarakat, terutama sebagai sarana distribusi, pembentukan harga, dan tempat promosi potensi ekonomi. Hal itu disampaikan …
Read More »AKTIFIS HMI TERPILIH JADI KETUA IKAPPI LAMONGAN
Lamongan,- IKAPPI ( Ikatan Pedagang pasar Indonesia) terus meningkatkan kinerjanya dalam mengawal dan memperjuangkan eksistensi pasar tradisional di wilayah Jawa timur. Sabtu 08 Oktober 2016, turun SK dari DPP dengan ketua terpilih, Abdul Ghofur, S.Th.I., M.SEI. Pria yang sampai saat ini sibuk dalam dunia aktifis dan masih senang membujang ini …
Read More »PENGASUH PONPES MABAUL ULUM TUMPANG PIMPIN IKAPPI KABUPATEN MALANG
Malang, -Agus sakdullah, aktifis muda yang lahir dan di besarkan di lingkungan pesantren NU, Terpilih menjadi ketua IKAPPI ( Ikatan Pedagang Pasar Indonesia) DPC Kabupaten Malang, untuk masa bakti 2016-2021. Gus Dullah begitu para santri asuhannya di Pondok Pesantren mabaul ulum Tumpang biasa memanggilnya, Sesaat setelah terpilih, Ucapan selamatpun mengalir …
Read More »Amankan Aremania, Polres Gresik Kerahkan 1000 Personel
Gresik – Kepolisian Resort Gresik mengerahkan 1000 personel guna mengamankan suporter Aremania, saat mendukung timnya bertanding melawan tuan rumah Persegres Gresik lusa (8/10), di Stadion Petrokimia Gresik. Kabag Ops Polres Gresik Kompol Nurhalim mengatakan, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan polres jajaran terkait dengan kedatangan suporter Aremania di Gresik. “Ada 1000 …
Read More »Loyalis: Hanya Ulama Bodoh yang Bilang Ajaran Dimas Kanjeng Sesat
Probolinggo – Meski pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi sudah ditahan, namun sampai saat ini masih banyak para pengikutnya yang bertahan di padepokan tersebut. Bahkan, ada sebagian dari mereka yang menolak kalau ajaran di padepokan itu dikatakan sesat. Hal itu sebagaimana diungkapkan salah satu pengikut setia atau loyalis Dimas Kanjeng …
Read More »Seluruh Fraksi di DPRD Kota Malang Setujui Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah
KLOJEN – Ranperda Kota Malang tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah disetujui oleh fraksi-fraksi di DPRD Kota Malang. Para perwakilan fraksi menyampaikan persetujuan Ranperda yang sudah dibahas berkali-kali itu dengan beberapa catatan. Fraksi PDI Perjuangan, misalnya, menyarankan pemkot agar mengisi masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baru dengan Sumber Daya …
Read More »MUI Cianjur Buka Posko Pengaduan dan Bantuan Hukum bagi Korban Dimas Kanjeng
Cianjur – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur membuka posko pengaduan di Jalan Siti Bodedar, Cianjur, Jawa Barat. Posko itu dibuat untuk menampung pengaduan dari warga Cianjur yang menjadi pengikut sekaligus korban penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. “Ramai disebut jika di Cianjur ada puluhan orang pengikut Dimas …
Read More »Polisi Masih Selidiki Keaslian Uang yang Digandakan Dimas Kanjeng
Probolinggo – ‘Kesaktian’ Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam menggandakan uang turut menjadi perhatian Komisi III DPR RI saat berkunjung beberapa waktu lalu. Keaslian uang yang digandakan tersebut pun ditanyakan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan hingga saat ini kepolisian masih memeriksa keaslian dari uang yang …
Read More »Eddy Rumpoko Sayangkan Masih Ada Warga Mengurus KTP Berkelompok
BATU – Pelayanan kartu tanda penduduk (KTP) yang masih banyak dilakukan secara berkelompok disayangkan Wali Kota Batu. Pasalnya, pelayanan KTP yang sudah menggunakan sistem elektronik seharusnya menghilangkan permohonan KTP secara berkelompok tersebut. “Kami tidak habis mengerti, kok masih ada yang seperti itu. Apalagi warga yang titip mencari KTP itu harus …
Read More »Kronologi Pembunuhan Santri Dimas Kanjeng
Surabaya – Kasubdit III Unit Jatanras Kepolisian Daerah Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Taufik Hardyansyah mengatakan, empat tersangka yang menghabisi nyawa santri Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Abdul Gani, dilakukan di ruang Pelindung Dimas Kanjeng. Taufik mengatakan, Abdul Gani dibunuh karena dianggap membongkar aktifitas dan penggandaan uang di padepokan. Dia dieksekusi …
Read More »
Berita Antara Media Terdepan dan Terpercaya