Home / Kanal Daerah / 3 Mayat Ditemukan Mengapung di Selat Malaka, Diduga Korban Kapal Tenggelam

3 Mayat Ditemukan Mengapung di Selat Malaka, Diduga Korban Kapal Tenggelam

zx
3 Mayat ditemukan mengapung di Selat Malaka dalam dua hari terakhir, Rabu 28 September 2016 (Foto: Dok Polres Bengkalis)

Pekanbaru – Tim SAR terdiri dari Polisi Air Polres Bengkalis Basarnas Bengkalis dalam dua hari ini menemukan 3 mayat mengapung di laut. Ketiga jasad tersebut diduga korban tenggelamnya kapal speed boat.

Demikian disampaikan, Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono, Rabu (28/9/2016). Wicak begitu sapaan akrabnya Kapolres Bengkalis ini hari ini sekitar pukul 10.00 WIB, tim SAR menemukan dua mayat mengapung di Kecamatan Rupat Utara di kawasan Pulau Rupat yang berada di Selat Malaka. Sehari sebelumnya tim juga menemukan satu mayat pria yang mengapung.

“Hari ini kita menemukan kembali dua mayat berjenis kelamin laki-laki. Namun identitas korban belum kami ketahui,” kata Wicak.

Masih menurut Wicak, kondisi ketiga mayat yang mereka temukan dalam kondisi sudah hancur. Kuat dugaan ketiga mayat ini korban tenggalamnya kapal cepat (speedboad) yang ada di Dumai pada 22 September lalu.

“Kabar yang kami dapatkan, mayat tersebut korban tenggelamnya speed boat di Dumai. Padahal jarak laut Dumai dengan Bengkalis lumayan jauh,” kata Wicak.

Dengan penemuan mayat tersebut, lanjut Wicak, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Basarnas di Dumai untuk membawa mayat ke rumah duka.

“Kita serahkan jasad tersebut kepada tim Basarnas Dumai. Karena memang kapal yang tenggelam tersebut awalnya di perairan Dumai,” kata Wicak.

Wicak juga menyebut tidak mengetahui pasti penyebab tenggelamnya kapal speed boat tersebut.

“Kita juga tidak tahu pasti berapa jumlah penumpangnya, karena memang kasus tenggelamnya bukan di wilayah kita,” tutup Wicak.

sumber: detik.com

About admin

Check Also

HMI IP UM Kutuk Keras Penganiayaan Murid Kepada Guru Di Sampang

Menanggapi munculnya kasus penganiayaan murid kepada gurunya di Sampang Madura yang telah menciderai dunia pendidikan. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *