Home / Business / Pedagang Pasar sayur Karangploso Geger, Dana Swadaya Pembangunan Lapak Diduga di alih fungsikan untuk pilleg 

Pedagang Pasar sayur Karangploso Geger, Dana Swadaya Pembangunan Lapak Diduga di alih fungsikan untuk pilleg 

MALANG – Ratusan pedagang Pasar Buah Karangploso, Kabupaten Malang, mempertanyakan kejelasan penggunaan dana swadaya yang sebelumnya dihimpun untuk pembangunan dan penataan lapak pasar.

Dana yang dikumpulkan secara swadaya dari para pedagang dengan harapan pasar menjadi lebih tertata, nyaman, dan layak hingga kini belum menunjukkan hasil yang diharapkan. Sejumlah pembangunan lapak disebut mangkrak dan belum terselesaikan.

Kondisi tersebut memicu keresahan di kalangan pedagang. Mereka mulai mempertanyakan ke mana arah penggunaan dana yang telah mereka kumpulkan dari hasil berdagang.

Sejumlah pedagang yang ditemui oleh team redaksi di lapangan mengungkapkan adanya dugaan bahwa dana swadaya tersebut tidak sepenuhnya digunakan sesuai tujuan awal. Bahkan, muncul dugaan adanya penggunaan sebagian dana untuk kepentingan politik pada momentum Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Kami dulu ikut swadaya karena ingin pasar ini dibangun dan diperbaiki. Uang itu kami kumpulkan dari hasil jualan. Tapi sampai sekarang lapak belum selesai, sementara kabar penggunaan dana ke arah lain mulai menjadi pertanyaan pedagang,” ujar salah satu pedagang yang meminta namanya tidak disebutkan.

Pedagang lainnya menduga adanya upaya saling melempar tanggung jawab atau “cuci tangan” dari pihak-pihak yang sebelumnya terlibat dalam penggagas pengumpulan dana swadaya tersebut.

“Yang memprakarsai swadaya dulu kan mas A. Sekarang pedagang hanya meminta kejelasan. Kalau memang dana itu untuk pasar, ya harus kembali untuk kepentingan pasar. Jangan sampai uang pedagang justru digunakan untuk kepentingan kelompok atau kepentingan politik tertentu,” tegas pedagang tersebut.

Para pedagang berharap pihak yang sebelumnya terlibat dalam pengelolaan dana swadaya dapat memberikan penjelasan secara terbuka. Mereka juga meminta adanya pemeriksaan dari pihak berwenang agar penggunaan dana tersebut dapat diketahui secara transparan.

Team redaksi kemudian berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Pasar Buah Karangploso, Anton Apriyansah, S.E., M.M., melalui sambungan telepon terkait dugaan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Anton belum memberikan penjelasan mengenai substansi persoalan dana swadaya. Ia hanya menyampaikan bahwa dirinya sedang dalam persiapan menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit Marsudi Waluyo.

Hingga berita ini diterbitkan, team redaksi di lapangan masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk DPRD Kabupaten Malang dan pihak yang disebut pedagang berinisial A.

Belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut maupun pihak terkait lainnya terkait dugaan tersebut.

Pedagang berharap persoalan ini dapat segera mendapat perhatian serius agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan. Mereka meminta transparansi dan pertanggungjawaban atas dana swadaya yang sejak awal dikumpulkan untuk kepentingan pembangunan Pasar Buah Karangploso.

 

(Team)

wakaf quran

About Redaktur admin

Check Also

Kapolres Batu tekankan wawasan kebangsaan sejak dini di SMA 2 Batu sekaligus jadi pemimpin Apel 

Batu,BeritaAntara.com– Kepolisian Resor (Polres) Batu terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui program pembinaan generasi …

error: Content is protected !!