Home / Pendidikan / Pendidikan Sekolah dan Rumah Harus Selaras

Pendidikan Sekolah dan Rumah Harus Selaras

UntitledBupati Malang, Dr.H Rendra Kresna membuka langsung Seminar yang bertema “Sekolah dan Rumah Yang Ramah” denfan pembicara Kak seto dan “Anak serta Penerapan Craft Cerdas Dalam Bercerita Untuk Anak Usia Dini” dengan pembicara kak fefe yang diselenggarakan oleh Pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kab Malang.

Seminar yang bertempat di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kec Karangploso Kab Malang, Acara yang dihadiri oleh kak Seto Ketua Komnas Anak (KKA) didampingi Kak Fefe selaku Narasumber, Ketua IGTKI-PGRI Kab Malang dan perwakilan 967 TK dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang ini .. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi IGTKI mampu menggelar kegiatan seminar berskala nasional

Dalam sambutannya, Bupati Malang mengatakan, “Saya mengapresiasi IGTKI Kabupaten Malang sudah mampu menggelar kegiatan seminar berskala nasional, dengan menghadirkan pembicara berskala nasional, yaitu Kak Seto dan Kak Fefe, yang pastinya tak asing bagi kita dan guru-guru. Tema sekolah dan rumah ramah anak ini sangat cocok dengan penetapan Kabupaten Malang sebagai kabupaten layak anak. Meski masih sering mendapat gambaran yang harus diperbaiki untuk benar-benar terwujud sempurna,” jelas Rendra

Masih kata Rendra, sebenarnya permasalahan anak adalah tanggung jawab kita bersama, dan pendidikan anak usia dini harus ditangani bersama antara guru, orang tua dan anak. Di lingkungan sekolah, ada guru yang terlalu aktif, ada anak yang sulit menerima pelajaran baik fisik dan jiwa, atau bahkan beban tugas yang melampaui usia anak. Sementara di rumah atau masyarakat banyak yang tidak peduli, contohnya anak dibiarkan bermain di jalan. Nah, peran sekolah harus benar-benar dituntut lebih. Bukan hanya akademik saja, bahkan mental spiritualpun juga penting. Sehingga tingkat keberhasilannya akan lebih baik,”

Sehingga pendidikan anak di sekolah dan rumah menjadi bias.“Karena ketidakmampuannya, banyak orang tua ambil jalan pintas ke pondok, dimana tak sedikit anak bermasalah disana. Ini bukan pondoknya yang bermasalah, tapi salah cetak sejak usia dini. Jadi, guru IGTKI harus benar-benar profesional dan diimbangi kerjasama orang tua, sehingga akan matching keduanya. Jangan sampai timpang, karena pasti tak tercapai,” papar Rendra

“Saya akan dukung IGTKI kalau melakukan sosialisasi kemasyarakatan kepada anak didiknya, seperti wisata cukup ajak ke daerah wisata yang ada di Kabupaten Malang. Tak usah jauh-jauh ke luar kota. Karena dengan mengenalkan potensi wisata Kabupaten Malang, akan mengajarkan kecintaan anak-anak pada potensi Kabupaten Malang, baik wisata, ekonomi kemasyarakatan, dan lainnya,”pungkas Bupati Malang .

 

Kabupaten Malang telah beberapa kali mendapat Predikat kabupaten layak anak ini harus mendapat dukungan dari semua pihak. Harus lebih ditingkatkan, tidak hanya sekolah, juga rumah atau orang tua dan lingkungan sekitar, harus ada visi yang sama.

”Namun saat ini masih banyak yang harus kita perbaiki dari predikat sebagai kabupaten layak anak. Antara lain, sering terjadinya kekerasan terhadap anak, dan tenaga pendidik yang memberikan hukuman terhadap anak melampaui beban pada usia di tingkatan sekolahnya masing-masing,”Terang Rendra.

Rendra menambahkan, Di akhir sambutannya, Bung Rendra sapaan akrab Bupati Malang itu menyampaikan, terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kab Malang, mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan saya menyambut baik kegiatan ini. semoga kegiatan kali ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat sehingga akan memberikan kontribusi positif, terutama dalam bidang pendidikan anak usia dini,” Pungkas Rendra.

About admin

Check Also

Manfaat Maulid Nabi Muhammad SAW

Beritaantara.Com– Menurut Ketua Pimpinan Daerah gerakan muslim indonesia raya ( PD. GEMIRA) Jawa Timur Didik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *