Home / Pendidikan / FULL DAY SCHOOL SDN KAUMAN 1

FULL DAY SCHOOL SDN KAUMAN 1

Siswa-siswi sedang menunaikan salat Duhur berjamaah di dalam kelas

MALANG – Sekolah yang Bertempat di Jalan Kauman No 1, Kauman, Klojen, Kota Malang Telah menerapkan full day school (FDS) untuk yang pertama kalinya kemarin (23/1). Di wajibkan untuk para siswa mengikuti kelas tambahan. Untuk siswa kelas 1 dan 2 yang awalnya mereka pulang pukul 11.30, mulai kemarin menjadi pulang pukul 13.10. Sementara itu, kelas 3 yang awalnya pulang pukul 12.30, setelah ada FDS pulang pukul 14.00. Sedangkan, kelas 4–6 yang biasanya pulang pukul 13.00, mulai kemarin pulang pukul 15.15.

Saat kami melihat aktivitas mereka, siswa-siswi baru saja menunaikan salat Duhur berjamaah di dalam kelas yang disulap menjadi mushola untuk sementara. Setelah salat, mereka mengikuti kegiatan mengaji bersama.

kemarin merupakan hari pertama pelaksanaan FDS atau disebut juga pendidikan penguatan karakter (PPK). Jam di sekolah dipadatkan menjadi lima hari. Setelah pelaksanaan pembelajaran usai, ada PPK. Salah satunya kegiatan mengaji sebagai penguatan nilai religius. ”Kalau untuk penguatan religius, yang muslim ya dibimbing yang muslim, yang nonmuslim dibimbing nonmuslim sesuai agama mereka masing-masing,” terang Wakil Kepala SDN Kauman 1 Kota Malang Sentot Haryanto .

Selain nilai religius yang dditerapkan FDS ini, ada empat nilai-nilai karakter yang lain. Yakni, nilai nasionalisme, gotong-royong, nilai integritas (kejujuran), dan kemandirian. Beberapa nilai ini diwujudkan dalam berbagai aktivitas di sekolah.

Selain lima nilai di atas, menurut Sentot, SDN Kauman 1 memiliki hal yang berbeda dari sekolah lain. Karena, sekolah ini juga mengembangkan nilai-nilai kewirausahaan mulai siswa kelas empa sampai dengan kelas enam. Dalam penanaman nilai kewirausahaan ini, siswa kelas enam dilibatkan langsung sebagai tutor adik kelasnya. ”Tujuannya agar siswa memiliki keberanian untuk berwirausaha dan memiliki mental entrepreneurship”.
Selain itu, berbagai kegiatan ektrakurikuler diadakan setelah kegiatan FDS. selama lima hari tersebut betul betul maksimal untuk penanaman karakter di sekolah serta untuk mengembangan bakat kreativitas siswa. ”Pada Sabtu dan Minggu, siswa waktunya belajar pendidikan karakter dengan orang tua dan lingkungan masyarakat sekitarnya,”pungkasnya.

About adminban

Check Also

Pancasila Sebagai Pedoman Hidup Berbangsa Negara

“Pancasila Sebagai Pedoman Hidup Berbangsa Negara” Oleh : Syanggi Faizal Putra Instansi : Universitas Islam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *