Home / Hukum / PWNU: Tak Ada Shalawat Fulus, Itu Shalawat Nariyah

PWNU: Tak Ada Shalawat Fulus, Itu Shalawat Nariyah

zzSurabaya – PWNU Jatim menegaskan tidak ada yang namanya shalawat fulus seperti diamalkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi dan pengikutnya untuk menggandakan uang.

“Yang dibaca pengikut Taat Pribadi itu adalah Shalawat Nariyah. Tapi nggak benar dibaca dengan telanjang dada dan memakai kalung seperti di dalam video youtube yang beredar,” kata Katib Syuriah PWNU Jatim KH Syafrudin Syarif kepada wartawan di kantor PWNU Jatim, Sabtu (1/10/2016).

PWNU Jatim meminta kepada aparat kepolisian, MUI dan pemerintah untuk menutup Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. “Padepokan itu harus ditutup. Dimas Kanjeng dan pengikutnya yang telah membunuh dan melakukan penipuan harus diusut tuntas aparat,” tegasnya.

Di samping korban harus direhabilitasi kejiwaannya karena masih pengaruh ilmu gendam Dimas Kanjeng, korban yang telah mengalami kerugian di bawah Rp 10 juta karena tertipu modus penggandaan bisa dikembalikan uangnya.

“Marwah Daud Ibrahim kemungkinan masih dalam pengaruh ilmu gendam Dimas Kanjeng. Gendam itu ada yang sampai 1 tahun nggak bisa hilang. Buktinya apa? Orang sudah diambil uangnya bertahun tahun dengan modus penggandaan, tapi tidak ada yang marah,” pungkasnya.

 

sumber: beritajatim.com

About adminban

Check Also

Didik Supriyanto: Masa tenang dua kandidat pilpres berebut swing voter

BeritaAntata.Com, MALANG — Dosen Kebijakan Publik, Didik Supriyanto memprediksi hasil Pilpres 2019 tidak akan terpaut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *